Roster Orientation Meeting

Berita & Publikasion Juni 30, 2021

Beberapa tahun belakangan ini, roster RedR Indonesia telah mengalami pertumbuhan yang stabil dalam hal anggota maupun deploymentnya. Selain itu, pada Mei 2021, RedR Indonesia telah terakreditasi menjadi anggota penuh RedR Federation. Dalam rangka merayakan dan bertemu dengan seluruh anggota roster, RedR Indonesia menyelenggarakan roster orientation meeting pada awal bulan Juni.

Rangkaian acara dibuka dengan sambutan dan pengenalan tentang RedR oleh Benny Usdianto selaku direktur RedR Indonesia. Beliau memperkenalkan RedR (Registered Engineers for Disaster Relief) pertama kali dibentuk di Inggris pada awal tahun 1980. Saat ini RedR telah berkembang secara independen di Inggris, Australia, India, Indonesia, Malaysia, dan Amerika di bawah naungan federasi RedR.

Perkenalan RedR Indonesia

RedR Indonesia sendiri didirikan pada tahun 2006 setelah Gempa Yogyakarta, namun baru terdaftar secara legal pada tahun 2016. Baru-baru ini pada bulan Mei 2021 baru saja terakreditasi menerima status keanggotaan penuh dari Federasi RedR. Tiga inti bisnis dari RedR Indonesia adalah pengembangan kapasitas dan pelatihan, roster dan deployment, dan bantuan teknis/proyek.

RedR Indonesia telah bekerja dan membangun kemitraan dengan NGO dan badan pemerintah seperti UNICEF, Palladium-DFAT, IOM, WVI-OFDA, PLAN-ECHO, UNESCO, MCI, BNPB (NDMO), Kementerian, dll. Kerjasama dan kolaborasi yang sangat baik telah menjadikan RedR Indonesia mampu melakukan penguatan kapasitas secara berkualitas kepada para pelaku kemanusiaan dan kebencanaan serta mengirimkan para ahli yang tergabung dalam Roster RedR untuk penguatan ke sejumlah lembaga pengguna.

Sistem dan mekanisme program roster

Setelah memperkenalkan tentang RedR Indonesia, selanjutnya Agnes Intan selaku senior roster program assistant RedR Indonesia memaparkan tentang sistem dan mekanisme program roster di RedR Indonesia. Ada tiga proses utama dalam rekrutmen dan penempatan daftar nama:

  1. Rekrutmen
  1. Kandidat membuat akun di website redr.or.id kemudian mengirimkan curriculum vitae melalui halaman https://redr.or.id/pendaftaran-roster/ (diutamakan) atau apabila mengalami kendala bisa melalui email roster@redr.or.id 
  2. Curriculum vitae pendaftar kemudian akan ditinjau, mereka yang memiliki keahlian dan pengalaman yang tepat akan diundang untuk mengisi formulir lanjutan di situs website RedR
  3. RedR akan menyelesaikan pemeriksaan referensi dan mengundang kandidat yang lulus tinjauan untuk wawancara
  1. Pelatihan
  1. Kandidat yang lolos proses administrasi selanjutnya akan diwajibkan untuk mengikuti Pelatihan Esensial Humanitarian Practice dan Hostile Environment Awareness
  2. Dikarenakan masa pandemi Covid-19, RedR Indonesia mengizinkan anggota yang telah mengikuti pelatihan serupa atau memiliki pengalaman lapangan yang cukup bisa di-deploy dengan pertimbangan case by case.
  1. Deployment

Terdiri dari proses pra-deployment, pasca-deployment, dan checklist.

Saat ini sebagian besar deployment yang tersedia berada di bawah program Australia Assist dengan RedR Australia. Oleh karena itu pada roster orientation meeting kali ini juga menghadirkan Matt Tito selaku perwakilan dari RedR Australia untuk menjelaskan tentang sistem deployment. 

Deployment sendiri bersifat global, namun diutamakan di daerah Pasifik, Asia Tenggara, Timur Tengah, dan Afrika untuk peran teknis dan non-teknis. RedR Australia lewat program deploymentnya memberikan dukungan kepada pemerintah dan juga merupakan Mitra Siaga PBB (UN Standby Partner) untuk 15 Badan PBB dan entitas lainnya.

Program Deployment didorong oleh permintaan, dimana penyebarannya untuk menanggapi kebutuhan yang diidentifikasi secara lokal. RedR Australia merespon kebutuhan deployment di semua tahap siklus kemanusiaan. Pada tahap darurat deployment biasanya bersifat teknis dan cenderung singkat (tiga bulan), sedangkan deployment di tahap Pengurangan Risiko Bencana dan Manajemen cenderung lebih lama dan berbasis di kantor daripada lapangan.

Melalui program Standby Partnership, ada standar yang wajib dipenuhi untuk roster RedR. Dimana semua anggota harus mengikuti kursus EHP dan HEAT untuk memastikan semua anggota siap menghadapi situasi apa pun dan dapat bekerja di lapangan dengan aman. Pelatihan HEAT tidak dapat diganti dengan Pelatihan Keselamatan dan Keamanan Pribadi atau pelatihan BSAFE karena isi dari pelatihan tersebut tidak selengkap HEAT. Proses rekrutmen pada deployment dapat memakan waktu beberapa bulan atau lebih lama karena proses yang ketat dan didorong oleh permintaan.

Informasi program training dan pelatihan

Terakhir, rangkaian roster orientation meeting memaparkan tentang informasi terkini pada program training dan rencana pelatihan yang disampaikan oleh Wiwit Prasetyono selaku coordinator training program RedR Indonesia. Dipaparkan bahwa RedR Indonesia telah mengadakan beberapa pelatihan sebelumnya, seperti Essential Humanitarian Practice, Managing People and Project in Emergency, dan CORE ToT, serta pelatihan teknis (Child Protection, GBV, Project Cycle Management, dll). Selain itu dipaparkan juga inti dari program-program training RedR Indonesia yang mendukung visi mewujudkan dunia yang tersedia personil dengan kompetensi yang memadai dan berkomitmen dalam merespon kebutuhan bencana kemanusiaan.

Acara berlangsung sangat seru dengan timbal balik pertanyaan dari para roster untuk mengenal program-program RedR lebih dalam. Informasi tentang pelatihan ataupun kegiatan lainnya dari RedR Indonesia dapat ditemukan di situs website https://redr.or.id/kursus-pelatihan/. Khusus untuk anggota roster dan pekerja kemanusiaan yang berpengalaman, akan ada acara yang diselenggarakan secara daring setiap dua bulan sekali. Bagi rekan-rekan yang tertarik untuk menjadi bagian roster RedR Indonesia silahkan mendaftar melalui redr.or.id

Baca juga artikel tentang acara roster lainnya: