Technical Training on Sub-cluster Mental Health and Psychosocial Support

Artikelon Februari 17, 2022

Indonesia banyak menyimpan potensi kekayaan alam. Namun, seiring dengan potensi tersebut, banyak juga bencana yang sering terjadi. Bencana dapat menimbulkan dampak negatif seperti gangguan terhadap kehidupan dan penghidupan masyarakat, timbulnya korban jiwa, kerusakan lingkungan, kerusakan harta benda, hingga dampak psikologis.

Pada situasi bencana, masyarakat yang terdampak memiliki kecenderungan untuk sulit mengakses apa yang dihadapinya. Paparan peristiwa traumatis, kematian atau perpisahan dengan anggota keluarga, kurangnya layanan dasar, informasi yang kurang akurat, keselamatan dan keamanan, perpindahan, dan sistem dukungan yang lemah dari keluarga maupun komunitas dapat menyebabkan kebingungan dan rasa tidak aman bagi masyarakat terdampak.

Dukungan yang diberikan harus dapat memfasilitasi penyitas untuk bangkit kembali dan memiliki resiliensi serta membangun kemampuan mengatasi masalah serupa di masa mendatang. Dukungan tersebutlah yang disebut Dukungan Psikososial. Tujuannya untuk mengembalikan individu atau keluarga atau kelompok pasca kejadian tertentu (bencana alam maupun sosial) sehingga menjadi kuat secara individu atau kolektif; berfungsi optimal, memiliki ketangguhan dalam menghadapi masalah; serta menjadi berdaya dan produktif dalam menjalani hidupnya.

Bagaimana kode etik dalam memberikan layanan dukungan kesehatan mental dan psikososial? Adakah wadah untuk mensinergikan dukungan layanan dukungan psiososial dari aktor-aktor kemanusiaan? Apa pentingnya monitoring dan evaluasi pada program dukungan psikososial?

Simak video Pembelajaran Technical Training on Sub-cluster Mental Health and Psychosocial Support melalui video berikut ini:

Jangan lupa saksikan juga video pembelajaran tentang Kepemimpinan Lokal dalam Kesiapsiagaan dan Perlindungan Bencana lainnya dengan subcribe Youtube RedR Indonesia.